Archive for Agustus, 2014

ubah dengan tangan daripada iba melihat kehancuran di depan mata

Agustus 27, 2014

Ketika aturan yang disepakati dilanggar.. Ketika sesumbar tak diikuti pelaksanaan.. Kehancuran tampak didepan mata.. Ibakah ketika melihat kehancuran itu dengan berkata “seandainya aku dulu…” ataukah dengan tangan melakukan sesuatu sehingga kehancuran itu benar-benar takkan hadir..

Iklan

24 tahun merokok berhenti seketika

Agustus 12, 2014

Aku seorang guru.
Kurang lebih th 1990-an aku sudah bisa cari duit sendiri. Pihak keluarga membangun pandangan bahwa kalau orang sdh bisa cari duit sendiri artinya boleh punya rencana apapun termasuk kebebasan merokok. Tanpa banyak komunikasi dan penjelasan. Di samping itu aku memang ingin menunjukkan pendapatku spy dihargai keluarga, karena hidupku memang dalam suasana feodal, kurang menghargai pendapat yg muda, apalagi blm bisa mandiri. Hal ini yang memantapkan aku berani merokok.
Ada alasan yang lain untuk mengambil keputusan merokok. Antara lain aku merasa mudah bersosialisasi dengan semua masyarakat dan golongan. Dari masyarakat lapisan bawah, menengah hingga lapisan atas. Masyarakat baik-baik maupun yang suka mabok. Masyarakat yang multikultural. Masyarakat berbudaya pribumi maupun pendatang. Dengan mudahnya sosialisasi ini maka mudah pula menyelesaikan masalah-masalah yang ada dalam masyarakat, memberikan ide-ide membangun, memberikan perubahan, menyampaikan pentingnya pendidikan, menyampaikan pendidikan agama, dsb.
Namun dari banyak alasan tersebut aku pernah berjanji terhadap diriku sendiri bahwa langkah yang aku tempuh untuk merokok dapat aku hentikan sewaktu-waktu. Aku tidak mau dikendalikan oleh kecintaanku terhadap rokok.
memang aku pernah nyaman ketika aku mengerjakan sesuatu ditemani dengan merokok, apalagi ketika mengoperasikan komputer bahkan terasa ide-ide mudah dan cepat didapat. Ketika aku maintenance baik komputer maupun motor, mobil sempat terasa nyaman jika ditemani rokok.
Sekarang aku berhenti merokok seketika. Walau baru 16 hari. Hal ini menguji diriku sendiri atas kenyamanan merokok, kecintaanku pada rokok. Walaupun banyak yang hilang kebiasaan merokok.
Entah berhenti sampai kapan, yang penting memulai, bukan rencana lagi tapi bukti dilakukan. Sebenarnya masih banyak lagi yg ingin aku tulis..